Duet Cerpen

Duet Cerpen

22.27.00
Ini adalah hasil dari kolaborasi penulis fiksi yang berada di bandung bernama Dhe dan yang berada di pekanbaru (Saya" Ahmad Saadillah) dalam sebuah event yang cukup bergengsi. Yuk baca cerpen nya.


Rinai hujan semakin deras membumbui gelapnya langit, menyalakan flash yang membuat mata berkedip. Memanjakan pohon hijau yang bergerak melambaikan ranting-ranting tersipu angin sepoi-sepoi.

Alhadmulillah Karya Puisiku Dimuat

12.14.00
[Riau Pos]
Riau Pos merupakan redaksi koran. Ada beberapa halaman yang berada di dalam koran itu yang penulisnya dari orang lain dengan mengirimkan karya mereka. Pengalaman ini berlanjut ketika aku melihat mereka yang telah megirimkan tulisan mereka ke redaksi itu lalu dimuat. Dengan cepat aku membuat hal yang sama. Berkaya dengan puisi.

Hembusan Malam

00.32.00
Sumber gambar. google.com

Berkata angin semilir bergoyang
Pertanda udara kan dingin
Hirup-hirup dalam kesunyian
Malam. Gelap.

Terima Kasih Sahabat

Terima Kasih Sahabat

21.06.00
Ini adalah cerita pendek yang terinspirasi dengan pengalaman orang lain. Yuk kita baca

Hari kemarin terasa berbeda dengan sekarang yang ia rasakan, baru saja kemarin Andi berada di rumah. Tempat yang penuh dengan kemewahan dan kesenangan yang Andi rasakan. Tempat di mana Andi selalu tertawa lebar dengan teman-temannya yang membuatnya

Tela-tela

20.53.00
Berdiri di sudut jalan.
Tepat di pinggir.
Menanti. Setiap orang untuk datang
Cinta Itu Akan Indah Pada Waktu nya

Cinta Itu Akan Indah Pada Waktu nya

20.46.00
Ini adalah cerita nyata dariku saat mengikuti event FTS yang diselenggarakan oleh penerbit Andi Publisher.
Nah. Mau tahu bagaimana cerita nya?
Yuk baca cerita nya di bawah ini.


Nama : Ahmad Saadillah/https://www.facebook.com/pelukisawanlangit?ref=tn_tnmn

Bulan

22.32.00
Sinarnya memancar
Dalam kegelapan malam
Menerangi daerah gelap
Redup-redup

Akhirnya Datang Juga Buku Pertamaku

16.51.00
Menanti dan terus menanti kedatangan buku yang telah lama dinanti. Kini sudah sampai tadi siang tanggal 28 bulan desember 2012. Saat itu aku sedang duduk di ruangan tamu. dan ternyata ada yang memanggilku.

"Di.... ada pos... di bawah."
Dengan cepat aku menjawab.
"Iya."

Kampus

16.40.00
Berlalu lalang 
Mencari setiap kawan. Cari
Menemukan dengan susah.
Dapat.

Dengung Penggoda

23.14.00
Terdengar. Setiap petikan
Hampa, hilang terasa.
Menyiarkan setiap tarikan
Menyeru untuk kebaikan

Di Bawah Langit Gedung

08.56.00
Datang begitu cepat
Melaju dengan sangat
Sampai. Takut Terlambat
Ketika pukul telah lewat

Tumpukan Buku

21.21.00
Debu. Menghias setiap wajahmu
Menghela sabar menunggu pembeli
Terlihat satu persatu
Menyentuh. Menarik. Membuka. 

Hujan

18.56.00
Jatuh butir-butir bening
Menghempas Bumi dengan keras
Satu. Dua. Tiga.
Tetesan yang terus jatuh.