tadi dialog dengan ayah sekitar 1 jam an ... berbicara tentang kepemimpinan struktural hingga aku menyinggung masalah pernikahan. Panjang lebar berbicara aku menjelaskan juga, dan alhamdulillah ayah mendukungku dan menyerahkan semua keputusan kepadaku :) tapi ketika kutanya jadi bagaimana ? iya menjawab:
"ayah mengambarkan aja, ayah ndak ada uang dowh, dana dah habis :'( , minimal pernikahan itu ada 15 juta, lai ado ady piti limo baleh juta? kalau ada rundingkan dengan orang sana, atau mau orang sana terima adi kalau belum ada kerjaan??"
aku terdiam mendengar ini, uang yg kupunya cuma 1,3 juta ... jauh dari harapan 15 juta :'(, lagi dan lagi masalah uang sama seperti kuliah yg masalah ini kehbisan dana hingga aku tak sanggup melihat ayah kesusahan karena terus terbebankan karenaku.
Dah banyak surat lamaran dimasukin tapi hasilnya ada sebagian yg dipanggil, tapi mereka memanggil mendadak sedangkan aku jauh dari tempat, mereka juga ndak mau jika ditunda karena mereka membutuhkan secepatnya.
orang yang kusayang kini sudah mencap aku sebagai:
#pribadi yang buruk
#tdk dapat dipercaya
#omongan bullshit
aku sudah berusaha untuk bisa mempertahankannya tapi dia nggak mau lagi :( begitu buruk orng sepertiku dimatanya, mungkin begitu juga dimata orang lain mungkin akan lebih buruk lagi :'(
dia juga bilang, kita tidak sejalur ... kita berbeda ...
aku jauh dari kata sempurna, aku bersyukur ada orang yang luar biasa menyukaiku, padahal aku hanya orang gagal dalam hal apapun meski aku terus berusaha.
aku berusaha tetap meyakinkannya, namun hasilnya nihil, besar harapanku untuk bisa menjalani kehidupan bersama, namun ... :'(
aku harus mencari 15 juta dahulu, mengharapkan orangtua nggak bisa membantu sama sekali, aku bilang pinjam dulu ... nggak ada yang bisa dipinjam, ya Allah SWT apa kau mendengarku? aku tau kadang aku frustasi kenapa gagalllllllllll terus ... aku frustasi dengan mengatakan kepada Engkau ya Allah bahwa Engkau BUTA dan TULI yang tak mendengarkan hambanya.
Aku ndak berharap ada lagi yg suka, biar sajalah begini aku sendiri saja. Aku ingat dengan cerita yang kubaca tentan pernikahan ... mahar yang diberikannya adalah sepotong ayat suci Alquran karena dia tak punya apa-apa, kalau aku menjadikan mahar seperti itu ... aku yakin nggak akan ada yang mau orang sepertiku apalagi dengan cap seperti itu.
Aku bingung mau cari uang kemana, adsenseku belum stabil (pekerjaan utama), kerjaan tetap belum dapat sebagai penopang modal malah tadi panggilan mendadak dari MNC TV manalah kubisa cuma 3 jam ke PKU.
Dia orang yang luar biasa dalam berbicara dia bagus dan tepat dalam penjelasan dan tidak bertele tele
Dia orang yang cantik hingga banyak yang suka kepadanya
Dia orang yang rajin hingga dia disukai orang orang
Dia anak yang baik, sehingga terkadang kebaikannya disalahartikan orang lain
Dia anak yang penurut hingga kedua orangtuanya percaya kepadanya
Dia anak yang pintar hingga dia bisa mencermati segala sesuatu dengan tepat
Dia anak yang bagus dalam ucapannya hingga dia tak pernah marah
Dia anak yang kreatif hingga dia bisa membuat sesuatu menjadi uang
Dia anak satu-satunya hingga orangtuanya berharap besar kepadanya
Dia anak yang sholeha selalu bisa berada di jalanNya meski terkadang keluar dari jalur.
Dia tegas dalam bicara sehingga tak ada toleransi ketika kesepakatan dibuat
Dia anak yang cengeng, dia pasti mengingat siapa orang yang membuatnya menangis karena rindu selama bertahun2.
Dia mudah goyah, jarang ada kesetian darinya, mudah mudahan hal ini tidak terjadi
Dia mudah tersentuh hanya karena ketampanan, tapi dia akan mencintai orang yang paling disayangnnya
Dia anak yang cerdas, aku salut dengan dirinya selalu mendapatkan juara.
Dia penyayang, aku merasakan hal ini meski terkadang dia marah
Dia egois karena dia tau dimana letak salahnya orang
Dia kaya, kaya hati dan kesabaran
Dia anak yang taat
-------------------------------------------------------------------
kalau aku bagaimana ?
Sudah jangan ditanya lagi, pembaca pasti bisa menilai saya dari 3 cap di atas dan masih banyak lagi kekuranganku. Kuharap jangan suka kepadaku, tapi sukalah kepada blogku.
Dia anak yang luar biasa, aku nggak bisa melepaskan dia sama sekali, bukan karena semua hal itu ... tapi aku ingin dia jadi pendamping hidupku. Aku sudah berusaha dengan keraas, namun ... dia nggak mau merubah kesepakatan lagi ... :'(
Dia selalu berfikir ... dunia kita berbeda
aku tau ... karena dia lebih baik dalam segala hal ketimbang aku
terlalu jahat aku mengantung perasaannya terlalu lama :'( aku ingin menikahinya ... tapi malah nggak ada bantuan sama sekali dari orangtua karena memang aku keluaga yang kurang mampu :(
kalau aku ketemu dia ... aku akan memeluk dia dgn erat, tak peduli dia marah dan seberapa kesalnya dia.
