Bagi seorang muslim, mengumpat adalah perbuatan yang dilarang, berbeda dengan orang kafir yang dalam agama mereka sopan santun tidak diajarkan. Seorang muslim diperintahkan untuk menjaga lisan dan berkata hanya kebaikan. Terkadang inilah yang membuat kita hilang arah dan tak kenal mengenal siapa lagi di depan dan juga siapa lagi yang menjadi lawan bicara serta lainnya karena sudah dikontrol emosi dan juga kekesalan.
Abu hurairah menuturkan bahwa Rasulullah bersabda,
"Barang siapa beriman kepala Allah dan hari akhir, berkatalah yang baik atau diam."( HR. Bukhari dan Muslim)
Seorang yang beriman akan menahan dirinya dari mengumpat dan berkata kasar, Allah mengancam dengan wail bagi orang yang suka mengumpat dan mencela. Ada yang menafsirkan wail dengan lembah di neraka.
"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela" (QS. Al humazah:1)
Hamaz adalah mencela dan mengumpat orang lain dengan ISYARAT dan PERBUATAN, sedangkan lamas adalah mencela orang lain dengan UCAPAN.
Sebagai seorang muslim maka sudah seharusnya kita jaga lisan kita agar keluar kata-kata yang bersih. Sebab lisan kita bisa mengantarkan kita ke surga atau sebaliknya, ia bisa menjerumuskan kita ke neraka. Mari kita jaga lisan kita.
Mudah-mudahan kita bisa menjaga lisan kita, karena sudah ada dalil yang menerangkan. Amiinnn. Ini dalam rangka watawashoubilhaq watawashoubissobri, mengutamakan Allah SWT adalah priority yang utama ({}).
